Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang paling sering menyebabkan kematian di seluruh dunia.
Berdasarkan data yang diterbitkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya terdapat 17,9 juta jiwa yang mengalami kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Penyakit ini meliputi penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh darah otak, penyakit jantung rematik, serta gangguan kardiovaskular lainnya.
WHO menambahkan, jantung dan stroke merupakan penyumbang terbanyak kasus kematian akibat penyakit kardiovaskular, yaitu sekitar 80 persen.
Mirisnya, satu dari tiga kasus kematian akibat penyakit kardiovaskular terjadi pada pasien berusia 70 tahun ke bawah.
Faktor risiko utama dari penyebab kematian akibat penyakit kardiovaskular ini disebabkan pola hidup yang tidak sehat.
Contohnya mulai dari merokok, konsumsi minuman beralkohol, makan makanan mengandung tinggi lemak, hingga kurang melakukan aktivitas fisik.
Keempat hal tersebut merupakan penyebab terbesar munculnya risiko penyakit jantung dan stroke.
Kedua penyakit tersebut merupakan dampak buruk yang muncul akibat tekanan darah tinggi, kadar gula dan lemak darah tinggi, serta obesitas.
Semua faktor risiko ini bisa diukur di fasilitas kesehatan untuk melihat peningkatan risiko terkena serangan jantung, stroke, gagal jantung, dan masalah kesehatan serius lainnya.
Untuk mencegah kematian akibat penyakit kardiovaskular, Anda bisa memulainya dari mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.
Contohnya berhenti merokok, perbanyak makan buah dan sayur, sering berolahraga, serta berhenti minum alkohol.
Tindakan pencegahan tersebut dapat ampuh mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular.
Anda juga dapat melakukan pemeriksaan deteksi dini penyakit jantung dan pembuluh darah di fasilitas kesehatan terdekat sebagai upaya pencegahan.
Jantung sebagai salah satu organ vital dalam tubuh manusia merupakan harta yang tak ternilai harganya.
Oleh karena itu, tindakan pencegahan harus dilakukan sedini mungkin sebelum semuanya terlambat.
Salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan ASCVD (Atherosclerotic Screening CardioVascular Disease) untuk deteksi dini risiko terkena serangan jantung.
Hasil pemeriksaan ini nantinya dapat memberikan gambaran risiko terkena penyakit atau bahkan serangan jantung dalam kurun waktu 5-10 tahun mendatang.
Artikel ini telah ditinjau oleh
dr. Nurul Aprilia
dr. Umum RS Jantung dan Pembuluh Darah Paramarta
Kunjungi Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah PARAMARTA untuk deteksi dini Jantung anda
Jl. Soekarno Hatta No. 581 Bandung 40275 Indonesia
KAMI MELAYANI PEMERIKSAAN DETEKSI DINI PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH
Akses https://rsjpparamarta.com/layanan-medical-check-up.html untuk mendapatkan informasi paket pemeriksaan kesehatan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Atau download aplikasi MyParamarta di Google Store untuk berkonsultasi dengan Dokter